“Sekarang aku mengerti kenapa kau memintaku untuk selalu menyukai matahari terbenam dan ilalang-ilalang yang bergoyang tertiup angin sebelum hari gelap”. || Read more
Kepada siapa aku berkata
Saat cahaya kehidupan
Larut dalam tubuh-tubuh yang lemah || Read more
Sesuatu yang kutulis
Takkkan terbaca
Sebuah perkataanku
Tak mampu didengar || Read more
Diantara gedung-gedung tua yang kokoh
Aku menjamah kota-kota yang hilang
Sepi di antara barisan orang-orang suci
Yang mengumandangkan cinta dibalik kebencian
Jauh kumenemukan cinta diujung jalan yang lurus
Namun tiada kutahu akan arah kemudi ku
Barangkali dibalik gunung-gunung
Atau dibalik seorang bani, anak suci
|| Read more





























